BRYAN CRISTANTE PEMAIN PROFESIONAL ASAL ITALIA

2 min read

Bryan Cristante Cavaliere OMRI lahir 3 Maret 1995 merupakan pemain sepak bola profesional Italia. Bermain sebagai gelandang bertahan untuk klub Serie A Roma dan tim nasional Italia.

Cristante lahir dari ayah berkebangsaan Kanada keturunan Italia. Dan ibu berkebangsaan Italia di San Vito al Tagliamento, Italia.

Bryan Cristante Awal Memulai Karir

Cristante lahir di San Vito al Tagliamento tetapi dibesarkan di dekat San Giovanni di Casarsa. Tempat ia mulai bermain sepak bola saat masih kecil.

AC Milan

Sepanjang waktunya di sistem pemain muda AC Milan. Ia merupakan anggota skuad U-15 yang memenangkan Campionato Giovanissimi Nazionali pada tahun 2010. Anggota tim U-17 yang memenangkan Campionato Allievi Nazionali pada tahun 2011.

Benfica

Pada tanggal 1 September 2014, Cristante menandatangani kontrak lima tahun. Dengan juara Portugal Benfica dengan biaya transfer sebesar 4,84 juta euro. Pada tanggal 12 Desember, ia memulai debutnya dalam kemenangan 0–5 Primeira Liga di Vitoria Setubal.

Atalanta

Cristante bergabung dengan Atalanta dengan status pinjaman dari Benfica pada Januari 2017. Atalanta kemudian membelinya secara permanen pada musim panas 2018 dengan klausul pelepasan sebesar 4 juta euro.

Roma

Pada 8 Juni 2018, Cristante langsung dipinjamkan ke Roma. Dalam kesepakatan pinjaman satu tahun dari Atalanta dengan biaya sebesar 5 juta euro. Opsi pembelian wajib sebesar 15 juta euro tambahan dan bonus terkait kinerja sebesar 10 juta euro.

Karier internasional

Sebelum mewakili tim senior Italia, Cristante juga mewakili Italia di berbagai level pemuda. Cristante dipanggil ke tim nasional senior Italia. Untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Makedonia dan Albania masing-masing pada 6 dan 9 Oktober 2017. Ia melakukan debut internasional seniornya pada 6 Oktober. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam hasil imbang kandang 1–1 melawan Makedonia.

Gaya bermain

Cristante dikenal karena kemampuan teknis, visi, fisik, dan keserbagunaannya di area tengah lapangan. Memungkinkannya untuk merebut kembali penguasaan bola dan memulai permainan menyerang. Mahir menggunakan kedua kakinya dan juga mampu melakukan serangan mendadak ke area penalti.

Meskipun ia tidak dikenal karena kemampuan sundulannya, tinggi badannya juga membuatnya efektif di udara.

Baca juga : Pelatih Timnas Wanita Kanada Dipecat Imbas Insiden Drone

You May Also Like